Paradigma Pendidikan Agama Islam dalam Demokrasi Berkeadaban: Integrasi Nilai Syura, Keadilan, dan Partisipasi Masyarakat
Judul Buku: Paradigma Pendidikan Agama Islam dalam Demokrasi Berkeadaban: Integrasi Nilai Syura, Keadilan, dan Partisipasi Masyarakat
Penulis : Rikil Amri, S.Pd., M.Pd, Yuliyanti, S.Pd., M.Pd dan Lailatul Hoiriyah
Editor: Imam Setiawan, S.Pd., M.Pd
Tata Letak: Dede Ikhsan
Desain Sampul: Ecih
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai
Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231 HP/WA: 081377856115
Email: penerbitfahmikarya@gmail.com Website: www.penerbitfahmikarya.com
Cetakan Pertama, Agustus 2026
x + 135 hlm: 15,5 x 23 cm
Font CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11
SINOPSIS
Perkembangan kehidupan masyarakat di era globalisasi dan transformasi digital menghadirkan berbagai tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendidikan Agama Islam tidak lagi dipandang hanya sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, berpikir kritis, menghargai keberagaman, serta mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai moral dan kemanusiaan.
Demokrasi yang berkeadaban merupakan cita-cita bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai mekanisme politik atau prosedur pemilihan pemimpin, tetapi juga sebagai budaya yang menjunjung tinggi keadilan, musyawarah, penghormatan terhadap martabat manusia, tanggung jawab sosial, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat. Nilai-nilai tersebut sejatinya telah lama menjadi bagian dari ajaran Islam melalui konsep syura, keadilan (al-'adl), persamaan (al-musawah), tanggung jawab (al-mas'uliyyah), dan kemaslahatan (al-maslahah).
Berangkat dari pemikiran tersebut, buku ini berupaya menawarkan paradigma Pendidikan Agama Islam yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai syura, keadilan, dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi dalam membangun demokrasi yang berkeadaban. Pembahasan dalam buku ini disusun secara sistematis dengan memadukan kajian konseptual, landasan filosofis, perspektif normatif Islam, serta implementasi Pendidikan Agama Islam dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia yang plural dan demokratis. Dengan demikian, buku ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru mengenai pentingnya peran Pendidikan Agama Islam dalam melahirkan generasi yang religius, demokratis, moderat, dan bertanggung jawab sebagai warga negara.
