Epidemiologi: Konsep, Riwayat Penyakit, dan Ukuran Frekuensi

 


Judul Buku : Epidemiologi: Konsep, Riwayat Penyakit, dan Ukuran Frekuensi

Penulis                          : Riska Epina Hayu, SKM, MPH dan Dian Rosadi, SKM, MPH

Editor                         :Rika Mianna, SKM, M.Kes

Tata Letak                  : Feni Efendi

Desain Sampul           : Feni Efendi




                 

                 

 

Diterbitkan oleh:

Penerbit Fahmi Karya

Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024        

Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai

Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231

HP/WA     : 081377856115

Email         : penerbitfahmikarya@gmail.com

Website    : www.penerbitfahmikarya.com 

 

 

 

Cetakan Pertama, Juni 2026

viii + 105 hlm: 15,5 x 23 cm

Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11

 

SINOPSIS

Epidemiologi merupakan salah satu pilar utama dalam ilmu kesehatan masyarakat yang berfungsi sebagai instrumen analitis untuk memetakan, memahami, dan mengatasi berbagai masalah kesehatan di populasi. Buku ini dirancang secara sistematis guna membekali mahasiswa dengan fondasi pemikiran epidemiologis yang kuat. Melalui pendekatan yang kontekstual, pembaca diajak untuk tidak hanya menghafal konsep, melainkan mampu menginternalisasi esensi dari ilmu epidemiologi, mulai dari sejarah perkembangannya, konsep terjadinya penyakit, hingga metode pengukuran variabel-variabel kesehatan secara akurat.

Pembahasan dalam buku ini dimulai pada Bab 1 yang mengulas secara mendalam mengenai pengantar epidemiologi, definisi, tujuan, serta kilas balik sejarah perkembangan ilmu ini dari masa kuno hingga era modern. Pada bab-bab selanjutnya, materi dikembangkan secara berjenjang guna membentuk alur berpikir yang logis. Mahasiswa akan mempelajari konsep dasar epidemiologi, konsep penyebab dan terjadinya penyakit secara multifaktorial, hingga konsep tingkat pencegahan penyakit. Pendekatan berwawasan luas ini sengaja diadopsi agar mahasiswa dapat melihat benang merah yang jelas antara determinan kesehatan dan upaya intervensi pencegahan di masyarakat.

Lebih jauh, buku ini juga memberikan perhatian besar pada aspek kuantitatif yang menjadi ciri khas dari disiplin ilmu ini. Pada bab-bab akhir, dibahas secara terperinci mengenai ukuran frekuensi penyakit, ukuran asosiasi, serta ukuran dampak potensial. Penguasaan terhadap materi ini sangat krusial, karena kemampuan menghitung dan menginterpretasikan data angka morbiditas maupun mortalitas merupakan modal utama bagi seorang calon sarjana kesehatan masyarakat dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang berbasis bukti (evidence-based policy).

 

 

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url