Pengantar Modal Sosial: Sejarah, Analisis Teori dan Analisis Kritis


 

Judul Buku: Pengantar Modal Sosial: Sejarah, Analisis Teori dan Analisis Kritis

Penulis: Akdila Bulanov, M.Si

Tata Letak: Dwi Pramana Putra

Desain Sampul: Cherli Aftariani

                 

                 

 

Diterbitkan oleh:

Penerbit Fahmi Karya

Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024        

Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai

Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231

HP/WA     : 081377856115

Email         : penerbitfahmikarya@gmail.com

Website    : www.penerbitfahmikarya.com 

 

 

Cetakan Pertama, April 2026

viii + 111 hlm: 15,5 x 23 cm

Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11

 

SINOPSIS

Buku ini hadir di tengah dinamika masyarakat yang kian kompleks, di mana relasi antarmanusia tidak lagi sekadar dipandang sebagai interaksi sosial biasa, melainkan sebagai aset berharga yang menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan suatu bangsa.

Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk meme-takan kembali konsep modal sosial yang sering kali disalahpahami atau hanya dipandang secara superfisial. Penulis menyadari bahwa dalam era disrupsi digital dan pergeseran nilai-nilai komunal, pemahaman yang mendalam mengenai kepercayaan (trust), norma, dan jaringan (networks) menjadi krusial. Buku ini mencoba menjembatani celah anta-ra teori klasik dan realitas kontemporer yang kita hadapi saat ini.

Secara struktural, buku ini diawali dengan penelusuran sejarah panjang konsep modal sosial. Penulis mengajak pembaca untuk mene-ngok kembali akar pemikiran para tokoh perintis yang meletakkan fondasi bagaimana keterikatan sosial mulai dihitung sebagai "modal". Memahami sejarah bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan upaya untuk melihat bagaimana konsep ini berevolusi mengikuti peru-bahan struktur ekonomi dan politik dunia.

Pada bagian selanjutnya, buku ini membedah berbagai analisis teori dari para begawan sosiologi dan ekonomi politik. Penulis menya-jikan perbandingan pemikiran dari tokoh-tokoh sentral seperti Pierre Bourdieu, James Coleman, hingga Robert Putnam. Dengan mengompa-rasikan sudut pandang mereka, pembaca diharapkan dapat melihat spektrum modal sosial yang luas—mulai dari instrumen kekuasaan individu hingga perekat kohesi masyarakat sipil. Namun, buku ini tidak berhenti pada pemaparan teori semata. Penulis juga menyertakan analisis kritis untuk menantang kemapanan konsep modal sosial itu sendiri. Penulis mengeksplorasi sisi gelap (dark side) dari modal sosial, seperti eksklusivisme kelompok, nepotisme, hingga bagaimana modal sosial dapat menjadi alat marjinalisasi bagi mereka yang berada di luar jaringan tertentu. Kritik ini penting agar kita tidak terjebak dalam romantisme kolektivitas yang semu.

Penulis berharap buku ini dapat menjadi referensi yang mence-rahkan bagi para mahasiswa, akademisi, peneliti, maupun praktisi pembangunan. Dengan gaya bahasa yang berusaha tetap lugas tanpa mengurangi kedalaman substansi, buku ini dirancang untuk memicu diskusi lebih lanjut mengenai bagaimana kita mengelola hubungan sosial di tengah tantangan polarisasi dan individualisme yang kian menguat.

Akhir kata, penulis menyadari bahwa karya ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi penyempurnaan di masa mendatang. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses riset hingga penerbitan buku ini. Semoga gagasan yang tertuang di dalam halaman-halaman berikut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan tatanan sosial kita.

 

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url