Pajacombo: Ensiklopedia Ulama dari Luhak Limo Puluah
Judul Buku : Pajacombo: Ensiklopedia Ulama dari Luhak Limo Puluah
Penulis : Feni Efendi
Penyunting : Feni Efendi
Penata letak : Feni Efendi
Desain kover : Feni Efendi
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Alamat Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Kel. Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumbar 26231
Email: penerbitfahmikarya@gmail.com
Website: www.penerbitfahmikarya.com
WA 081377856115
Terbit: Januari 2026
Halaman: viii + 99
Ukuran: 15,5 x 23
Front Camria 11, Spasi 1,15
SINOPSIS
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah menu-runkan ilmu melalui lisan para pewaris nabi. Atas berkat rahmat dan hidayah-Nya, buku berjudul Pajacombo: Ensiklopedia Ulama dari Luhak Limo Puluah ini dapat hadir di hadapan pembaca. Penulisan buku ini merupakan sebuah ikhtiar kecil untuk merawat ingatan kolektif bangsa, khususnya masyarakat Minangkabau, terhadap rekam jejak spiritual dan intelektual para ulama yang telah menyemaikan benih-benih keislaman di daerah ini. Namun sebelumnya, penulis mengucapkan terima kasih kepada Buya Apria yang telah lebih dahulu menulis buku Ulama-Ulama Luak Nan Bungsu: Catatan Biografi Ulama-Ulama Luak Lima Puluh Kota serta Perjuangannya. Dengan adanya bukunya tersebut, telah menjadi pedoman dalam sejarah keulamaan di Luhak Limo Puluah.
Luhak Limo Puluah, dengan sejarahnya yang panjang dan kekayaan budayanya, telah melahirkan deretan pemikir, pendidik, dan mujahid dakwah. Nama "Pajacombo" yang dipilih sebagai tajuk utama buku ini merujuk pada identitas historis Payakumbuh dan sekitarnya, yang sejak lama menjadi simpul pertemuan ilmu pengetahuan di jauh sebelum masa kolonial Belanda. Melalui ensiklopedia ini, penulis mencoba memetakan kembali jalur-jalur sanad keilmuan yang membentang dari surau-surau tradisional hingga ke Timur Tengah.
Penyusunan buku ini didasari oleh kegelisahan akan mulai pudarnya narasi mengenai tokoh-tokoh lokal di tengah derasnya arus informasi global. Banyak generasi muda hari ini yang lebih mengenal tokoh luar ketimbang para ulama dari kampung halamannya sendiri yang telah mewakafkan hidup untuk pendidikan umat. Oleh karena itu, kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung yang memperkenalkan kembali wajah-wajah penuh keteladanan, mulai dari era ulama-ulama klasik hingga tokoh kontemporer yang memberikan warna bagi moderasi beragama.
Di dalam lembaran-lembaran ini, pembaca akan menemukan biografi ringkas namun padat mengenai kiprah para ulama dalam mendirikan madrasah, memimpin pergerakan sosial, hingga kontribusi mereka dalam khazanah literatur keislaman. Setiap tokoh yang diulas memiliki karakteristik unik yang mencerminkan bagaimana Islam berdialektika secara harmonis dengan adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa upaya membukukan profil para ulama dalam format ensiklopedia bukanlah pekerjaan yang ringan. Terdapat keterbatasan dalam menjangkau seluruh data primer, terutama untuk tokoh-tokoh yang hidup pada masa pra-kemerdekaan. Namun, kami meyakini bahwa kekurangan tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk memulai sebuah dokumentasi. Buku ini merupakan langkah awal yang masih memerlukan kritik, saran, serta penyempurnaan dari para pembaca, sejarawan, dan pemangku kepentingan di Luhak Limo Puluah.
Ucapan terima kasih yang tulus kami sampaikan Buya Apria Putra yang telah lebih dahulu mengumpulkan serpihan sejarah yang tercecer ini. Tanpa dedikasi dan keterbukaan informasi beliau, niscaya buku ini tidak akan mencapai bentuknya yang sekarang. Semoga segala bentuk bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya di sisi Allah Swt.
.png)