Masyarakat, Media, dan Makna: Telaah Sosiologi Komunikasi
Judul Buku: Masyarakat, Media, dan Makna: Telaah Sosiologi Komunikasi
Tata Letak: Cherly Aftariani
Desain Sampul: Cherly Aftariani
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai
Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231
HP/WA : 081377856115
Email : penerbitfahmikarya@gmail.com
Website : www.fahmikarya.com
ISBN 978-634-7315-46-5
Cetakan Pertama, Desember 2025
viii + 86 hlm: 15,5 x 23 cm
Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11
SINOPSIS
Buku ini berupaya menyingkap tabir kompleksitas interaksi antara manusia, teknologi komunikasi, dan realitas sosial dengan judul Masyarakat, Media, dan Makna: Telaah Sosiologi Komunikasi. Buku ini lahir dari sebuah keyakinan mendasar bahwa komunikasi bukan sekadar proses pertukaran informasi yang netral, melainkan sebuah arena pertarungan dan negosiasi makna yang secara fundamental membentuk struktur masyarakat, institusi, dan identitas individu. Dalam laju perkembangan teknologi informasi yang eksponensial, menjadi semakin mendesak untuk menelaah bagaimana media telah menyusup ke dalam setiap jalinan kehidupan sosial, mengubah cara kita berinteraksi, memahami diri, dan membangun tatanan dunia.
Jika pada masa lalu media massa konvensional, seperti surat kabar, radio, dan televisi, dianggap sebagai agen sosialisasi dan penjaga gerbang informasi utama, kini lanskapnya telah didominasi oleh media sosial dan platform digital. Perubahan ini membawa konsekuensi sosiologis yang mendalam, mulai dari fragmentasi publik, munculnya "gema ruang" (echo chambers), hingga kemampuan individu untuk menjadi produsen dan distributor konten secara mandiri. Oleh karena itu, studi sosiologi komunikasi tidak lagi dapat membatasi diri pada model komunikasi linier, melainkan harus merangkul pendekatan yang lebih holistik dan kritis terhadap jaringan komunikasi yang bersifat multi-arah dan terdesentralisasi.
Inti dari telaah yang disajikan dalam buku ini terletak pada eksplorasi konsep "makna"—bagaimana ia diproduksi, disirkulasikan, dan dikonsumsi di antara berbagai kelompok sosial. Kami menyelidiki teori-teori kritis, seperti Teori Habitus Pierre Bourdieu dan analisis hegemoni Antonio Gramsci, untuk memahami bagaimana struktur kekuasaan dan ideologi disebarkan dan dipertahankan melalui representasi media. Pada saat yang sama, kami juga menyajikan perspektif interpretatif dan konstruktivis, menunjukkan bahwa audiens bukanlah penerima pasif; sebaliknya, mereka secara aktif menafsirkan, menawar, dan terkadang menolak makna yang ditawarkan oleh media, menciptakan subkultur dan resistensi yang signifikan.
Buku ini disusun secara sistematis untuk menawarkan pemahaman yang komprehensif bagi para pembaca. Dimulai dengan fondasi teoretis sosiologi dan komunikasi, bab-bab selanjutnya secara bertahap menyelami studi kasus dan isu-isu kontemporer yang relevan. Pembaca akan diajak untuk mengkaji isu-isu penting, seperti peran media dalam gerakan sosial dan politik, konstruksi identitas gender dan etnis dalam ruang digital, serta implikasi etika dan moral dari pengawasan digital dan algoritma. Setiap bab dirancang untuk tidak hanya memberikan deskripsi, tetapi juga analisis kritis yang mendalam terhadap fenomena yang ditelaah.
