Setitik Abdi Sejuta Harapan untuk Kampung Jambu

 


Judul Buku: Setitik Abdi Sejuta Harapan untuk Kampung Jambu

Penulis: Sri Hartati, M. Psi., Psikolog, Ilhamda Saputra, Nur Jannah Hasibuan, Silpa Amini, Putri Lestari Simatupang, Evi Dwi Anita Simatupang, Raysha Aulia L, Fajrin Siregar, Ahmad Fauzan, Intan Permata Sari, Fiki Ataya, Padilah Pajriani

Editor : Sri Hartati, M. Psi., Psikolog

Tata Letak: Ilhamda Saputra

Desain Sampul: Nur Jannah Hasibuan

                 

                 

 

Diterbitkan oleh:

Penerbit Fahmi Karya

Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024        

Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai

Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231

HP/WA     : 081377856115

Email         : penerbitfahmikarya@gmail.com

Website    : www.penerbitfahmikarya.com 

 

 

QRCBN 62-1057-2800-708

Cetakan Pertama, September 2025

x + 147 hlm: 15,5 x 23 cm

Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga buku laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat diselesaikan dengan baik. Buku yang berjudul Setitik Abdi, Sejuta Harapan untuk Kampung Jambu ini merupakan wujud nyata dari pengabdian kami, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi, kepada masyarakat. KKN ini bukanlah sekadar kewajiban akademis, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk berkontribusi secara langsung dalam pembangunan desa. Buku ini menjadi bukti otentik dari perja-lanan, perjuangan, dan pelajaran berharga yang kami dapatkan selama satu bulan mengabdi di Jorong Kampung Jambu, Nagari Bayua, Keca-matan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

        Buku ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban kami atas seluruh program kerja yang telah dilaksanakan. Di dalamnya, kami me-rangkum berbagai kegiatan yang mencakup sektor pendidikan, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Setiap program dirancang berdasarkan kebu-tuhan dan potensi yang ada di Kampung Jambu, dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Kami menyadari bahwa apa yang kami lakukan hanyalah setitik abdi, namun kami percaya bahwa setiap tetes pengabdian kecil dapat menumbuhkan sejuta harapan besar bagi masa depan Kampung Jambu.

       Program-program yang kami jalankan, seperti sosialisasi pola hidup seimbang, pelatihan kewirausahaan bagi ibu-ibu rumah tangga, hingga perbaikan fasilitas umum, tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan penuh dari berbagai pihak. Keramahtamahan dan keterbukaan masya-rakat Kampung Jambu membuat kami merasa seperti keluarga sendiri. Mereka menyambut kami dengan tangan terbuka dan semangat gotong royong yang luar biasa. Hubungan emosional yang terjalin inilah yang membuat setiap tantangan terasa ringan dan setiap keberhasilan men-jadi lebih bermakna.

       Keberhasilan KKN ini tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari dosen pembimbing lapangan, yang senantiasa memberikan masukan dan motivasi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada perangkat nagari, khususnya Wali Nagari, serta tokoh-tokoh masyarakat yang telah memfasilitasi dan mendukung setiap kegiatan kami. Tanpa kerja sama yang solid dari semua pihak, mustahil kami bisa mewujudkan semua program yang telah direncanakan.

        Melalui buku ini, kami berharap dapat berbagi pengalaman, penge-tahuan, dan pelajaran yang kami peroleh. Kami berharap buku ini tidak hanya menjadi arsip akademis, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi generasi KKN selanjutnya untuk terus berinovasi dan berbuat nyata bagi kemajuan bangsa.  Kami meyakini, semangat pengabdian harus terus menyala, karena kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh peran aktif setiap individu di dalamnya.

       Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi perbaikan di masa mendatang. Semoga apa yang telah kami lakukan di Kampung Jambu dapat menjadi amal jariyah dan mem-berikan manfaat yang berkelanjutan. Kami berdoa semoga masyarakat Kampung Jambu semakin sejahtera dan maju.

        

 

Bukittinggi,  28 Agustus 2025

 

 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url