Suliki


 

Judul Buku                 : Suliki

Penulis                        : Feni Efendi

Penata Letak              : Feni Efendi

Desain Sampul           : Feni Efendi

                                                               

 

Diterbitkan oleh:

Penerbit Fahmi Karya

Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024

Jl. Gunung Bungsu, Sumur Cindai, RT 01/RW02, Kel. Tiakar, Kec. Payakumbuh Timur,

Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231

Email: penerbitfahmikarya@gmail.com

Website: www.penerbitfahmikarya.com

Hp/WA: 081377856115

 

 

 

Cetakan Pertama, Februari 2026

viii + 91 hlm: 14,8 x 21 cm

Font Camria, 1,15 Spasi, Size 11

 

SINOPSIS

Buku ini disusun sebagai upaya untuk mendokumentasikan rekam jejak sejarah, kekayaan budaya, hingga potensi alam yang dimiliki oleh salah satu wilayah penting di Luak Limo Puluah. Suliki bukan sekadar nama sebuah kecamatan, melainkan sebuah entitas sejarah yang memegang peranan vital dalam perjalanan panjang peradaban Minangkabau hingga terbentuknya Republik Indonesia.

Penulisan buku ini diawali dengan menelusuri zaman mega-litik berupa menhir-menhir serta akar adat melalui Tambo Niniak Nan Barampek. Bagian ini menjadi sangat krusial karena menje-laskan fondasi struktur sosial dan hukum adat yang mendasari tatanan kehidupan masyarakat Suliki. Memahami filosofi Niniak Nan Barampek adalah kunci untuk mengerti bagaimana nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan menjadi identitas yang kokoh bagi anak nagari di tengah arus perubahan zaman.

Narasi berlanjut pada periode kolonial, di mana Suliki men-jadi saksi bisu dinamika pemerintahan di zaman Hindia Belanda. Sebagai wilayah yang memiliki posisi strategis, Suliki menyimpan memori kolektif tentang masa-masa perjuangan rakyat melawan hegemoni bangsa Barat. Pembaca akan dibawa melihat bagaimana infrastruktur dan birokrasi mulai terbentuk, serta bagaimana masyarakat lokal merespons kehadiran kekuasaan asing pada masa itu. Adapun transisi kekuasaan ke tangan pendudukan Jepang membawa warna sejarah yang berbeda namun tetap getir. Buku ini berusaha memotret kehidupan masyarakat Suliki dalam himpitan masa revolusi yang singkat namun berdampak besar. Hingga akhirnya, semangat perjuangan tersebut bermuara pada era Kemerdekaan, di mana Suliki turut menyumbangkan peran penting, baik secara fisik maupun diplomasi, dalam mempertahankan ke-daulatan bangsa Indonesia yang baru lahir.

Tak hanya soal masa lalu, buku ini juga mengangkat keka-yaan bumi Suliki, khususnya fenomena Batu Akik Suliki. Potensi ekonomi ini dibahas sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan geologi yang pernah menjadi primadona dan penggerak ekonomi kerakyatan. Keindahan corak dan kualitas batu akik dari perut bumi Suliki membuktikan bahwa wilayah ini diberkati dengan sumber daya alam yang bernilai estetika sekaligus ekonomis tinggi.

Selain potensi mineral, sektor objek wisata juga menjadi fokus utama dalam buku ini. Keasrian alam Suliki yang dipadukan dengan situs-situs bersejarah menawarkan pesona wisata yang luar biasa. Melalui pembahasan ini, diharapkan pembaca dapat melihat peluang pengembangan daerah yang berbasis pada kelestarian lingkungan dan budaya, sehingga Suliki dapat dikenal lebih luas sebagai destinasi yang edukatif dan inspiratif.

Terakhir, buku ini mengabadikan profil tokoh-tokoh hebat yang lahir dan dibesarkan di Suliki. Mereka adalah putra-putri terbaik yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. Akhir kata, semoga buku ini bermanfaat bagi para peneliti, generasi muda, dan masyarakat umum sebagai jem-batan pengetahuan untuk mencintai dan membangun Suliki ke arah yang lebih gemilang.

 

 

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url