Keanekaragaman Pendidikan di Subang-Subang
Judul Buku: Keanekaragaman Pendidikan di Subang-Subang
Penulis : Akdila Bulanov M.Si, Intan Ramadhani, Bunga Assyifa, Dean Patrisia, M. Hendrik, Novi Anggraini, Syamsul Muarif Batubara, Aulia Safitri, Fikri Kriswandi, Nurainun Nasution, Zakiah Azzahra Arsy, Fahranisa Naila
Editor : Akdila Bulanov M.Si
Tata Letak: Fahranisa Naila
Desain Sampul: Intan Ramadhani
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai
Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231
HP/WA : 081377856115
Email : penerbitfahmikarya@gmail.com
Website : www.penerbitfahmikarya.com
QRCBN 62-1057-5306-466
Cetakan Pertama, September 2025
x + 154 hlm: 15,5 x 23 cm
Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi dapat menyelesaikan buku ini sebagai wujud dari pengabdian kepada masyarakat. Buku berjudul Keanekaragaman Pendidikan di Subang-Subang ini merupakan refleksi perjalanan kami selama melaksanakan KKN di Jorong Subang Subang, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Pengalaman ini bukan sekadar tugas akademis, melainkan sebuah ke-sempatan berharga untuk belajar langsung dari kehidupan masyarakat.
Buku ini hadir sebagai narasi dari temuan dan interaksi kami dengan ekosistem pendidikan di wilayah tersebut. Istilah "keanekara-gaman" kami pilih bukan tanpa alasan. Kami melihat bagaimana pendidikan di Jorong Subang Subang tidak hanya terbatas pada ruang kelas formal. Ada banyak elemen lain yang berperan penting, mulai dari tradisi lisan, kearifan lokal, hingga peran serta aktif orang tua dan tokoh masyarakat dalam membentuk karakter generasi muda. Kami berupaya mengabadikan potret utuh ini agar dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pembaca.
Jorong Subang Subang, sebuah nama yang mungkin jarang ter-dengar, namun menyimpan kekayaan potensi yang luar biasa, terutama dalam konteks pendidikan. Selama beberapa minggu, kami mendalami bagaimana anak-anak di sini belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari alam dan lingkungan sekitar. Mereka adalah pewaris kearifan lokal yang mengajarkan tentang pentingnya gotong royong, menjaga keles-tarian alam, dan memelihara hubungan sosial yang harmonis. Kami menyaksikan secara langsung bagaimana interaksi sederhana dapat menjadi media pembelajaran yang sangat efektif.
Melalui buku ini, kami ingin mengajak pembaca untuk merenung-kan kembali makna pendidikan itu sendiri. Pendidikan bukanlah sebuah konsep tunggal, melainkan proses dinamis yang terus berkembang. Di Nagari Tiku Limo Jorong, kami menemukan bahwa pendidikan adalah sebuah kolaborasi. Guru, orang tua, ninik mamak, dan seluruh masya-rakat bahu-membahu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang demi masa depan anak-anaknya.
Tentu saja, penyusunan buku ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rektor dan jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi yang telah memberikan kepercayaan kepa-da kami. Terima kasih juga kepada Dosen Pembimbing Lapangan kami yang tiada henti memberikan bimbingan dan arahan. Tanpa nasihat beliau, buku ini tidak akan bisa terwujud dengan baik.
Secara khusus, kami ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Jorong Subang Subang, Nagari Tiku Limo Jorong, dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara serta Kabupaten Agam. Bapak dan Ibu telah menerima kami dengan tangan terbuka, berbagi cerita, dan memberikan pelajaran hidup yang tak ternilai harganya. Kebersamaan dan keramahan kalian akan selalu menjadi kenangan manis bagi kami.
Akhir kata, kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi perbaikan di masa mendatang. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat, wawasan, dan inspirasi bagi pembaca, serta menjadi pengingat bagi kami akan indahnya pengalaman KKN di tanah Nagari Tiku Limo Jorong. Selamat membaca!
Bukittinggi, 24 Agustus 2025
.png)