Air Mata Hatta: Di Ujung Pena Bertinta Emas
Judul Buku: Air Mata Hatta: Di Ujung Pena Bertinta Emas
Penulis: Nova
Penata Letak: Feni Efendi
Desain Sampul: Feni Efendi
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai
Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231
HP/WA: 081377856115
Email: penerbitfahmikarya@gmail.com
Website: www.penerbitfahmikarya.com
Cetakan Pertama, September 2026
viii + 114 hlm: 13 x19 cm
Font baskerville Old Face, 1,15 Spasi, Size 10,5
SINOPSIS
Buku ini mengisahkan sebuah pengalaman spiritual dan batin yang mendalam dari seorang narator—penulis yang tinggal di Payakumbuh—setelah mengalami perjumpaan misterius di alam bawah sadar dengan sang Proklamator Republik Indonesia, Mohammad Hatta, atau yang akrab disapa dengan penuh takzim sebagai Pak Tuo. Dalam dua malam penuh keheningan, sang narator dipertemukan dengan realitas mimpi yang terasa sangat nyata. Pada malam pertama, Bung Hatta hadir dengan tetesan air mata pilu yang jatuh di ujung pena bertinta emas—sebuah simbol beban moral yang dalam dan kepedihan mendalam atas kondisi bangsa saat ini. Pada malam kedua, Bung Hatta menyerahkan dua buah pena bertinta emas tersebut kepada sang narator, disertai sebuah telunjuk yang mengarah lurus ke Ranah Minang.
