Sentuhan Digital Di Tanah Babukik: Catatan Mahasiswa tentang Perjalanan Transfinologi di Daerah Babukik
Judul Buku: Sentuhan Digital Di Tanah Babukik: Catatan Mahasiswa tentang Perjalanan Transfinologi di Daerah Babukik
Tata Letak: Melia Astuty
Desain Sampul: Dian Rahmadani
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai
Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231
HP/WA : 081377856115
Email : penerbitfahmikarya@gmail.com
Website : www.penerbitfahmikarya.com
QRCBN 62-1057-1605-114
Cetakan Pertama, Juli 2025
x + 106 hlm: 15,5 x 23 cm
Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga buku ini dapat terselesaikan dengan baik. Buku ini merupakan persembahan dari sekelompok mahasiswa yang berke-sempatan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah Babukik. Sebuah pengalaman berharga yang tidak hanya membuka mata, tetapi juga hati kami tentang realitas kehidupan di pedesaan, tantangan yang dihadapi, serta potensi besar yang tersembunyi di baliknya.
KKN bukan sekadar program akademik yang mengharuskan kami mengabdi di masyarakat, melainkan sebuah perjalanan transformatif. Kami datang ke Babukik dengan bekal teori yang kami pelajari di kampus. Namun, realitas di lapangan mengajarkan kami lebih banyak. Kami menyadari bahwa pengetahuan yang sesungguhnya adalah ketika ilmu yang kami miliki dapat bermanfaat dan beradaptasi dengan kebutuhan nyata masyarakat. Buku ini adalah cerminan dari proses adaptasi tersebut, di mana kami mencoba menjembatani dunia digital dengan kearifan lokal yang ada.
Judul buku ini, Sentuhan Digital di Tanah Babukik: Catatan Maha-siswa tentang Perjalanan Transfinologi di Daerah Babukik, dipilih untuk menggambarkan esensi dari kegiatan KKN kami. "Sentuhan Digital" me-lambangkan inisiatif kami dalam memperkenalkan teknologi informasi dan komunikasi kepada masyarakat, yang kami yakini dapat menjadi katalisator perubahan positif. Sementara itu, "Tanah Babukik" adalah pengakuan kami terhadap keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan penduduknya yang menjadi latar belakang dari setiap cerita yang kami tulis.
Di Babukik, kami tidak hanya fokus pada program kerja, tetapi juga membangun hubungan. Setiap obrolan dengan petani, setiap tawa bersama anak-anak, dan setiap nasihat dari tokoh masyarakat menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman kami. Kami belajar bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur fisik atau teknologi canggih, melainkan juga tentang memberdayakan sumber daya manusia, menghargai tradisi, dan bekerja sama demi masa depan yang lebih baik.
Proses penulisan buku ini tidaklah mudah. Namun, semangat kolabo-rasi dan keinginan untuk berbagi cerita yang menginspirasi menjadi motivasi utama kami. Kami berharap, buku ini dapat menjadi catatan berharga yang tidak hanya mengabadikan kenangan kami di Babukik, tetapi juga menginspirasi pembaca, terutama mahasiswa lain, untuk melihat KKN sebagai kesempatan emas untuk belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi perbaikan di masa mendatang. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah membantu kami, mulai dari dosen pembimbing, pemerintah desa, hingga seluruh masyarakat Babukik yang telah menerima kami dengan tangan terbuka.
Akhir kata, semoga buku ini dapat menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan yang bermanfaat. Selamat membaca dan selamat menye-lami perjalanan kami di Tanah Babukik.
Bukittinggi, 2025
