Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lokalitas: Perspektif Pendidikan, Sosial, Agama dan Ekonomi di Jorong Jalan Bantiang Tengah, Nagari Malalak Barat
Judul Buku: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lokalitas: Perspektif Pendidikan, Sosial, Agama dan Ekonomi di Jorong Jalan Bantiang Tengah, Nagari Malalak Barat
Tata Letak: Ahmad Dibra Hafinda
Desain Sampul: Fiola Kurnia Putri
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai
Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231
HP/WA : 081377856115
Email : penerbitfahmikarya@gmail.com
Website : www.penerbitfahmikarya.com
QRCBN 62-1057-8326-268
Cetakan Pertama, Agustus 2025
x + 108 hlm: 15,5 x 23 cm
Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11
KATA PENGANTAR
Karya ini merupakan sebuah refleksi dan dokumentasi dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah dilaksanakan di Jorong Jalan Ban-tiang Tengah, Nagari Malalak Barat. Buku ini hadir sebagai bentuk pe-rtanggungjawaban akademis dan sosial kami, tim KKN, terhadap masya-rakat tempat kami mengabdi. Selama beberapa bulan, kami telah berupaya untuk memahami, berinteraksi, dan berkolaborasi dengan masyarakat setempat dalam berbagai aspek kehidupan.
KKN bukan sekadar program wajib dari universitas, melainkan sebuah jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan realitas di lapangan. Melalui KKN, kami belajar bahwa teori yang kami dapatkan di bangku kuliah harus diuji, disesuaikan, dan diterapkan secara bijak sesuai dengan konteks lokal. Di Jorong Jalan Bantiang Tengah, kami menemukan kekayaan budaya, kearifan lokal, dan semangat gotong royong yang luar biasa. Semua itu menjadi modal utama dalam setiap program yang kami rancang.
Judul buku ini, Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lokalitas, sengaja kami pilih untuk menekankan pentingnya pendekatan yang menghargai dan mengoptimalkan potensi lokal. Kami meyakini bahwa pemberdayaan yang berkelanjutan tidak bisa datang dari luar, melainkan harus tumbuh dan berkembang dari dalam masyarakat itu sendiri. Kami mencoba untuk menjadi fasilitator, bukan sebagai aktor utama, agar masyarakat bisa menjadi subjek pembangunan, bukan hanya objek.
Dalam buku ini, kami membagi pengalaman kami ke dalam empat perspektif utama: pendidikan, sosial, agama, dan ekonomi. Setiap perspektif ini saling berkaitan dan membentuk sebuah kerangka kerja yang holistik. Di bidang pendidikan, kami berfokus pada peningkatan literasi dan minat belajar anak-anak. Di bidang sosial, kami berupaya memperkuat ikatan kekeluargaan dan solidaritas antarwarga. Sementara di bidang agama, kami ikut serta dalam kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai moral. Terakhir, di bidang ekonomi, kami mencoba membantu masyarakat dalam mengidentifikasi potensi-potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Kami menyadari bahwa setiap upaya yang kami lakukan masih jauh dari sempurna. Keterbatasan waktu, sumber daya, dan pengetahuan kami adalah tantangan yang harus kami hadapi. Namun, kami berharap, buku ini dapat menjadi pijakan awal dan sumber inspirasi bagi pihak-pihak lain yang ingin melanjutkan atau mengembangkan program serupa di masa mendatang. Pengalaman yang kami dapatkan di Jorong Jalan Bantiang Tengah telah mengajarkan kami banyak hal tentang arti pengabdian, kerja sama, dan makna hidup yang sesungguhnya.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Jorong Jalan Bantiang Tengah, Nagari Malalak Barat, yang telah menerima kami dengan tangan terbuka. Kami juga berterima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan, yang telah memberikan bimbingan dan arahan. Tidak lupa, kami ucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek dan seluruh jajaran yang telah memfasilitasi program KKN ini. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.
Akhir kata, kami berharap buku ini tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Selamat membaca dan semoga kita semua terus terinspirasi untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Selamat membaca!
Bukittinggi, 10 Agustus 2025
