Minangkabau: Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah; Minangkan diri, Islamkan Proses, Hijaukan Tiku

 


Judul Buku: Minangkabau: Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah; Minangkan diri, Islamkan Proses, Hijaukan Tiku

Penulis: Redo Sobirin, Filna Amanda, Fadilla Anggraini, Elmidati Salma, Shelvi Nessya Adlin, Ahmad Fauzan, Anggi Angga Nadewi, Chantika Irna Septadiya, Ani Rahmadhini, Khofaria Amini Hutapea, Rafli Joni Saputra

Editor : Heru Permana Putra, M.I.P

Tata Letak: Redo Sobirin

Desain Sampul: Filna Amanda

                 

                 

 

Diterbitkan oleh:

Penerbit Fahmi Karya

Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024        

Jl. Gunung Bungsu RT 01/RW 02, Sumur Cindai

Kelurahan Tiakar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231

HP/WA     : 081377856115

Email         : penerbitfahmikarya@gmail.com

Website    : www.penerbitfahmikarya.com 

 

 

QRCBN 62-1057-1993-998

Cetakan Pertama, Juli 2025

x + 264 hlm: 15,5 x 23 cm

Front CAMRIA, 1,15 Spasi, Size 11

 

KATA PENGANTAR

Segala puji kami haturkan atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, dengan mengucap segenap syukur dan segala kerendahan diri atas kuasa kuasanya, kemudian shalawat dan salam kepada sosok manusia yang bahkan tidak pernah kita temui wujudnya dalam bentu apapun, akan tetapi ia hadir sebagai penyelamat yaitu nabi besar Muhammad SAW.

Kami ingin mengatakan dan menyampaikan, jika buku ini adalah hasil buah pikiran kami dan sebagai bentuk pengabdian kami kepada Masyarakat Jorong Pasa Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam Sumatera Barat, dan sebagai bentuk penga-laman Tri Dharma Perguruan Tinggi di kampus Universitas Islam Negeri Sjceh M. Djamil Djambek Bukittinggi, maka dari itu, ini adalah tulisan yang sangat luar biasa, dan bukan tulisan sederhana. Kami yang berasal dari berbagai jurusan dan fakultas di kampus tersebut, menyatu dan membaur selama tiga puluh tujuh hari di sebuah tempat yang sangat panas bernama Pasa Tiku. Maka tak heran, jika terjadi konflik dan perbedaan pemikiran yang membuat kami mesti memutar akal dan fikiran untuk menyatu dan membaur. Karena KKN itu bukan hanya mengabdi kepada masyarakat, namun juga kepada diri sendiri, dan alhamdulillah dengan banyaknya drama, akhirnya kami berhasil menerbitkan buku ini dan kami beri judul “Minangkabau: Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah; Minangkan diri, Islamkan Proses, Hijaukan Tiku”.

Dan bersamaan dengan lahirnya buku ini, maka kami juga mengu-capkan segala rasa terima kasih kepada segala orang telah hadir bersama kami selama KKN ini, yang telah membantu dan menolong kami, tak bisa kami sebutkan satu persatu, dan jika ada yang membantu kami, kami ucapkan ribuan terima kasih, dan jika tidak maka kamipun tidak peduli, dan kami berharap dengan adanya buku ini bisa menjadi segenap atau sebuah trobosan baru dan bisa menjadi rujukan dalam bacaan dan bisa dijadikan referensi yang memadai.

         Akhir kata, kami menyadari taka da yang sempurna, namun kami yakin dan percaya bahwa ini adalah buku yang paling sempurna. Mohon maaf jika ada salah, kepada tuhan meminta ampun, kepadamu meminta hati.

 

 

Bukittinggi,  11 Agustus 2025

 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url