Fiqih Warisan Islam: dengan Metode Mudah, Praktis dan Cepat Dipahami
Judul Buku: Fiqih Warisan Islam: dengan Metode Mudah, Praktis dan Cepat Dipahami
Penulis: Abu Abdillah Nicho Kasman Ad Dumyathi
Penyunting: Feni Efendi
Penata Letak: Feni Efendi
Desain Sampul: Feni Efendi
Diterbitkan oleh:
Penerbit Fahmi Karya
Anggota IKAPI No. 047/SBA/2024
Jl. Gunung Bungsu, Sumur Cindai, RT 01/RW02, Kel. Tiakar, Kec. Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat 26231
Email: penerbitfahmikarya@gmail.com
Website: www.penerbitfahmikarya.com
Hp/WA: 081377856115
Cetakan Pertama, Februari 2026
x + 178 hlm: 21,59 x 27,94 cm
Font Book Antiqua, 1,15 Spasi, Size 11
SINOPSIS
Fiqih mawarist salah satu pembahasan fiqih yang berhubungan langsung dengan matematika, disebut juga fiqih hisab. Pembaha-san fiqih ini menjelaskan teori-teori permanen yang diaplikasikan dalam bentuk penyelesaian soal-soal mawarist, sehingga mem-pelajari fiqih mawarist tanpa melakukan latihan yang banyak maka kita tidak akan mencapai hasil yang maksimal dalam menguasai fiqih mawarist ini.
Seringkali kita temukan para penuntut ilmu dalam mempelajari fiqih mawarist, mereka menghadapi kesulitan dalam mempraktekkan teori-teori fiqih mawarist, bahkan tak jarang kita temukan para penuntut ilmu yang telah hafal bait matan fiqih mawarist namun mereka tidak bisa menyelesaikan soal-soal mawarist. Penulis berharap semoga buku ini hadir dihadapan para pembaca khususnya para penuntut ilmu agama bisa menghidupkan teori-teori kaku menjadi olahan-olahan dalam penyelesaian masalah.
Untuk mempermudah menghafal teori-teori fiqih mawarist, penulis mencoba menawarkan metode khusus dalam mempela-jarinya yaitu dengan menggabungkan antara metode pohon mawarist (sebuah metoda yang penulis pernah ikuti semasa masih kuliah di Mesir ) dan metode diagram (metoda yang penulis dapatkan dari daurah bersama Syaikh Wahid dan murid-muridnya). Metode pohon mawarist mempunyai banyak kelebihan di antaranya :
1. Memudahkan kita mengetahui macam-macam nasab dan siap saja ahli warist seseorang dari nasabnya
2. Memudahkan untuk menentukan ahli warist secara umum baik laki-laki maupun perempuan
3. Memudahkan mengetahui jenis ahli warist baik dari ashhabul furudh maupun ashobah
4. Menetukan jihah, darojah dan quwwah dalam pembahasan ashobah
5. Membantu menggambarkan ahwal ashhabul furudh
6. Membantu menggambarkan ahwal ashhobah
7. Membantu menggambarkan ahwal hijab
8. Mempermudah memahami bagian-bagian ashhabul furudh
Dipermudah dan di sederhanakan dalam pembagian masalah dengan metode diagram sehingga membantu kita untuk mempermudah mengelompokkan masalah, pembagian dari setiap masalah yang ada, sehingga sebelum kita masuk ke dalam pembahsan kita telah mempunyaI gambaran yang jelas tentang poin-poin yang akan kita pelajari. Buku ini pada hakikatnya berupaya menggabungkan dua madrasah mawarits yang pernah penulis ikuti secara intensif yaitu :
Pertama, madrasah pohon mawarist, yaitu madrasah pendidikan khusus mawarist yang tumbuh dan berkembang di kalangan masisir (mahasiswa Mesir). Madrasah ini dikenalkan pertama sekali oleh Ust Hendra Hudaya, Lc. Kemudian dikembangkan oleh murid-muridnya. Dalam perjalanannya madrasah ini terus berkembang di bawah pengelolaan salah satu lembaga pendidikan mahasiswa Mesir yaitu Syatibi Center dengan mengadakan pelatihan-pelatihan intensif. Syatibi Center sendiri adalah sebuah lembaga pendidikan independent yang berada dibawah naungan PPMI Mesir yang bergerak di bidang pendidikan. Penulis mengikuti sebanyak dua kali pelatihan mawarist yang diadakan oleh Syatibi Center, pertama yang diadakan oleh kawan-kawan di Formasi Dumyat (Forum Informasi dan Komunikasi Mahasiswa Dimyat ) dan kedua yang diadakan oleh KMM (Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau) Mesir.
Kedua, madrasah fiqih guru kami, Syaikh Wahid Abdussalam Bali Hafizhohulloh, beliau adalah salah seorang ulama terkenal salafiyyah Mesir, mempunyai metode pengajaran fiqih yang sangat bagus dan menarik yaitu dengan system dauroh intensif. Beliau menulis buku-buku panduan dalam berbentuk matan sehingga buku panduan inilah yang beliau syarah sendiri atau disyarah oleh para murid-muridnyanya dalam rentang beberapa hari. Alhamdulillah, penulis megikuti dua kali dauroh yang menyajikan materi fiqih mawarist pertama yang diadakan oleh murid-murid beliau di daerah Duwaiah Kairo Mesir, untuk materi fiqih mawarist disampaikan oleh Syaikh Akrom Rohimahulloh dan syaikh Aiman Musa di mathoriyyah Syarqiyyah Mesir.
Pada penulisan buku ini, penulis menjadikan beberapa kitab sebagai rujukan utama di antaranya: Albidayah fi fiqhil mawarist (buku panduan dalam dauroh mawarist ma’had Syaikh Wahid, dan serta berisi kumpulan catatan muhadhoroh Syaikh Wahid kepada murid-muridnya), Al khulashoh fi ‘ilmil farooidh karangan Syaikh Duktur Nashir Al Ghomidi serta bahan pelatihan syatibi center yang berbentuk power point, di samping rujukan-rujukan lain yang penulis tuliskan di akhir kitab.
Dalam beberapa pembahasan, penulis menuqilkan beberapa bait nazm mawarist, di antaranya karya Imam Burhani dan Rohabiy rohimahumulloh. Metode yang digunakan dalam isi bait ini merupakan salah satu model cepat menghapal sebuah permasalahan dalam mempelajari fiqih mawarist, terutama bagi pembaca yang mampu berbahasa arab. Bagi pembaca yang belum mampu berbahasa arab hal ini bisa menjadi motivasi untuk mempelajari bahasa arab.
Dalam mempelajari dan mendalami fiqih mawarist ini, penulis telah belajar dari beberapa guru dan masyayikh, diantaranya :
1. Ust Metra Azimi S.Ag merupakan guru bidang studi fiqh tingkat tsanawiyah di Perguruan Thawalib Padang Panjang dengan menggunakan buku panduan DEPAG dan catatan tambahan dari beliau pribadi
2. Ust H. Hasan Nashruddin M.A, beliau Alumnus Universitas Imam Ibnu Su’ud Arab Saudi, Guru bidang studi fiqih mawarist di Kulliyatul Ulum El Islamiyyah (KUI) setingkat SMA di Perguruan Thawalib Padang Panjang selama 3 tahun studi menggunakan buku Al Faroidh karangan Buya Tuangku Mudo Abdul hamid hakim salah seorang ulama besar Sumatera Barat
3. Doktor Husain Roisah, pengajar fiqih warisan tingkat 3 Fakultas Kajian Keislaman Dan Bahasa Arab Universitas Al Azhar cabang Dumyath Mesir
4. Doktor Ahmad al Jubbah, pengajar fiqih di Fakultas Syar’iah Cabang Thanta mesir, dalam kajian rutin fiqih mawarist di masjid Khulafaurrosyidin kota Dumyath, mengajarkan matan arrohbiyyah.
5. Pelatihan mawarist yang dilakukan oleh Syatibi Center Kairo Mesir.
6. Dauroh intensif ma’had Syaikh wahid Abdussalam Bali syarah ( penjelasan ) kitab Bidayah Mutafaqqih sekaligus fiqih warisan oleh murid-murid syaikh bertempat di Duwaiah Mesir
7. Dauroh mawarist bersama Syaikh Aiman Ali Musa penulis buku Albidayah fi Ilmil Mawarist, bertempat di Matoriyyah Syarqiyyah Mesir.
.png)